Diskominfo Lampung Barat – Langkah nyata dan berani ditunjukkan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. Ia menguji sendiri kebijakan salah satu program unggulannya “Semua Bisa Sekolah” di hadapan dewan penguji akademis Universitas Lampung (Unila).

Hasilnya spektakuler. Bupati Lampung Barat meraih nilai A dalam seminar hasil tesis Magister Administrasi Pendidikan FKIP Unila, Kamis (15/10/2026).

Di Ruang Sidang FKIP Unila, Parosil mempresentasikan tesis Evaluasi Kebijakan Program “Semua Bisa Sekolah. Ia tidak ragu menguliti programnya sendiri, khususnya pada komponen paling vital yakni Bantuan Seragam Gratis.

Dengan pendekatan ilmiah model Context, Input, Process, Product (CIPP), penelitian itu mengukur dari hulu ke hilir. Mulai dari kebutuhan masyarakat, kesiapan anggaran, proses penyaluran seragam gratis, hingga dampaknya di lapangan.

Dari hasil kajian mendalam. Seragam, tas, dan perlengkapan gratis terbukti efektif meringankan beban ekonomi keluarga. Namun, Parosil Mabsus juga mengakui secara akademis bahwa penurunan angka putus sekolah belum bisa diklaim sepenuhnya karena program ini.

“Karena tren penurunan sudah terjadi sebelumnya,” kata Parosil Mabsus, Sabtu (16/10/206).

Berdasarkan hasil kajian mendalam tersebutlah yang mendapat apresiasi dari penguji dan mengantarkan nilai A.

Lebih dari sekadar nilai, tesis ini melahirkan rekomendasi emas untuk Pemerintah Lampung Barat. Validasi data anak tidak sekolah yang lebih akurat, sistem deteksi dini anak rawan putus sekolah, serta penguatan anggaran berkelanjutan.

Dengan adanya kajian mendalam terhadap salah satu Program unggulan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil mengklaim bahwa ini membuktikan dirinya bukan tipe pemimpin yang anti-kritik.

Ia justru menjadikan kebijakan seragam gratis sebagai objek riset ilmiah demi memastikan program itu benar-benar sampai kepada yang berhak dan berkelanjutan.