Diskominfo, Lampung Barat — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Barat menggelar peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia secara serentak di seluruh kecamatan, Rabu (14/10/2026).

Salah satu pusat kegiatan dipusatkan di SD Negeri Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Sebelum melakukan HCTPS di SD Negeri Hantatai, rombongan TP PKK Lampung Barat meninjau kegiatan Posyandu bayi dan lansia di Pekon Tembelang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar bagi kelompok rentan tetap berjalan optimal.

Kader Posyandu tampak melayani penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan lansia, serta pemberian makanan tambahan.

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Barat, Ny. Partinia Parosil, dalam sambutannya mengatakan, keberadaan Posyandu bayi dan lansia di pekon-pekon seperti di Tembelang dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya.

“Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, bayi, balita dan keluarga, termasuk para lansia kita,” katanya.

Kemudian, peringatan HCTPS yang diperingati setiap 15 Oktober sejak ditetapkan PBB pada 2008 lalu, Partinia berharap kegiatan itu harus menjadi momentum membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.

Tahun ini, HCTPS 2026 mengusung tema: “Jadilah Pahlawan Cuci Tangan”.

Tema ini, menurut Partinia, diangkat untuk mengajak setiap individu terutama anak-anak dan keluarga menjadi pahlawan kebersihan.

“Cuci tangan adalah metode yang bukan saja mudah melainkan juga efektif dan efisien menangkal penyakit,” ujar Partinia.

Menurutnya, orang tua dan lingkungan harus memberi contoh perilaku bersih dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun pada empat momen penting, yakni saat menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, serta setelah batuk atau bersin.

Dalam kegiatan yang digelar serentak se-Kabupaten Lampung Barat itu, TP PKK melaksanakan tiga agenda utama.

Pertama, pelayanan Posyandu yang dinilai memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, bayi, balita dan keluarga.

Kedua, pemberian susu dan telur bagi anak sekolah untuk menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.

Ketiga, penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Kita semua berharap kegiatan pada hari ini akan mendapatkan sumbangsih yang besar terhadap peningkatan derajat kesehatan anak-anak kita dan masyarakat Lampung Barat,” kata Partinia.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Hantatai, Samsudin, menyambut baik pelaksanaan kegiatan di sekolahnya. Ia berharap program tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial belaka.

“Kami berterima kasih kepada TP PKK Lampung Barat. Semoga program ini berlanjut, jangan hanya seremonial saja,” ujar Samsudin.

Ia menilai, pembagian susu dan telur serta edukasi cuci tangan sangat relevan untuk wilayah Bandar Negeri Suoh dalam upaya pencegahan stunting dan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah.