DISKOMINFO, Lampung Barat- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus mematangkan persiapan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang akan mengikuti MTQ ke-53 tingkat Provinsi Lampung tahun 2026 di Kabupaten Lampung Selatan.

 

Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan Kafilah MTQ yang mempertemukan peserta, pelatih dan official di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Selasa (06/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Drs. Nukman, M.M., Plt. Asisten Administrasi Umum serta sejumlah kepala perangkat daerah.

 

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Lampung Barat Drs. Nukman, M.M., yang juga selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lampung Barat, menyampaikan bahwa pembinaan dilakukan sebagai langkah pemantapan sebelum para peserta mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung.

 

Nukman mengatakan, Kafilah Lampung Barat akan diberangkatkan untuk mengikuti MTQ ke-53 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 31 Oktober 2026 di Kabupaten Lampung Selatan.

 

“Jumlah kafilah yang akan mengikuti MTQ tingkat Provinsi Lampung sebanyak 46 orang. Terdiri dari 21 orang peserta, 10 orang pelatih dan 15 orang pendamping,” jelasnya.

 

Menurut Nukman, persiapan yang dilakukan tidak hanya diarahkan pada kemampuan peserta dalam bidang yang akan dilombakan, tetapi juga mencakup kesiapan mental dan pembentukan sikap selama mengikuti kegiatan.

 

Ia meminta para peserta memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan kemampuan melalui latihan secara disiplin dan konsisten, serta mengikuti arahan para pelatih.

 

“Pembinaan ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus pemantapan. Kita ingin seluruh peserta benar-benar siap ketika berada di arena MTQ, baik dari sisi kemampuan, mental maupun sikap,” ujar Nukman.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin mengatakan MTQ memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan untuk meraih prestasi.

 

“Musabaqah Tilawatil Quran bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam dan sarana untuk menumbuhkan kecintaan kita terhadap Al-Quran, baik dalam membaca, menghafal, memahami maupun mengamalkannya,” kata Mad Hasnurin.

 

Ia menambahkan, MTQ juga menjadi wadah untuk membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

 

Mad Hasnurin menilai waktu pelaksanaan MTQ ke-53 yang semakin dekat membuat proses pembinaan menjadi sangat penting. Karena itu, peserta diminta memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri secara maksimal.

 

“Waktu yang kita miliki semakin dekat. Oleh karena itu, pembinaan kafilah yang kita laksanakan hari ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para peserta, baik dari sisi teknis, mental maupun spiritual,” ujarnya.

 

Kepada seluruh peserta, Mad Hasnurin berpesan agar terlebih dahulu meluruskan niat dalam mengikuti MTQ. Keikutsertaan dalam ajang tersebut, kata dia, hendaknya diniatkan sebagai ibadah sekaligus membawa nama baik Kabupaten Lampung Barat, bukan semata-mata untuk mengejar juara.

 

Ia juga meminta peserta bersungguh-sungguh dalam berlatih dengan memanfaatkan waktu yang tersisa, disiplin mengikuti arahan pelatih serta tetap menjaga kesehatan.

 

Selain kemampuan, Mad Hasnurin menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan akhlak selama mengikuti kegiatan.

 

“Jaga kekompakan dan akhlak. Tunjukkan bahwa kafilah Kabupaten Lampung Barat tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik,” pesannya.

 

Peserta juga diminta menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, apa pun hasil yang diperoleh nantinya harus diterima dengan lapang dada karena yang terpenting adalah seluruh peserta telah berusaha dan memberikan kemampuan terbaiknya.

 

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan Kafilah Lampung Barat.

 

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan ini, sehingga diharapkan dapat melahirkan prestasi sekaligus generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Quran,”pungkasnya.