Diskominfo Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Sosialisasi dan Business Matching UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kegiatan dibuka langsung Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin di Aula Kagungan Setdakab, Senin (27/07/2026). Acara ini dihadiri Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy dan diikuti 150 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Mad Hasnurin menegaskan komitmen Pemerintah Lampung Barat untuk menggerakkan roda perekonomian dari tingkat bawah. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026.

“Tujuan utamanya memperluas akses keuangan dan permodalan formal bagi pelaku UMKM. Kita menyadari bersama bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan UMKM adalah keterbatasan akses terhadap permodalan yang mudah, cepat, dan aman,” ujar Wakil Bupati.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Daerah, OJK dan BPD Lampung merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai skema pembiayaan formal lainnya, Pemerintah Daerah ingin memastikan pelaku UMKM tidak lagi bergantung pada sumber pendanaan nonformal yang kerap memberatkan.

Wakil Bupati menyebut kegiatan ini sebagai momentum emas bagi pelaku UMKM untuk naik kelas. Dengan akses permodalan yang lebih baik, pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan skala usaha, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia berpesan kepada pihak perbankan dan lembaga keuangan agar terus memberikan kemudahan akses serta pendampingan berkelanjutan kepada UMKM. Sementara, kepada pelaku UMKM, Mad Hasnurin meminta agar memanfaatkan forum business matching dengan sebaik-baiknya.

“Jalin kerja sama yang erat, serap informasi seluas-luasnya, dan jadilah wirausaha yang tangguh, mandiri, serta mampu bersaing,” katanya.

Sementara, ketua pelaksana kegiatan Pirwan menyampaikan, sosialisasi dan business matching ini merupakan wujud nyata implementasi kerja TPAKD Kabupaten Lampung Barat.

Ia menjelaskan, UMKM merupakan pilar utama perekonomian daerah. Namun selama ini masih terkendala pada aspek pembiayaan. Karena itu Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggandeng OJK dan BPD Lampung untuk mempermudah akses pelaku usaha terhadap layanan keuangan formal.

“Dengan adanya pendampingan dan akses pembiayaan, diharapkan UMKM di Lampung Barat dapat tumbuh lebih cepat, berdaya saing, dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah,” pungkasnya.