Diskominfo Lampung Barat – Lampung Barat tidak mau jadi penonton di peta olahraga Lampung. Daerah ini langsung tancap gas membenahi ekosistem olahraga prestasi, mulai dari persiapan PORPROV X 2026 hingga mematok diri sebagai calon tuan rumah PORPROV XI 2030.

Ambisi itu dibawa langsung Pemerintah Kabupaten bersama KONI Lampung Barat ke meja Kemenpora RI dalam audiensi di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Tujuannya jelas meminta dukungan pusat untuk pembangunan sarana olahraga yang selama ini jadi ganjalan utama.

“KONI Lampung Barat bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan pembangunan olahraga prestasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, serta penguatan citra daerah melalui prestasi olahraga,” kata ketua umum Koni Lampung Barat, M. Irfan Fadilla Mabsus.

Tanpa fasilitas standar nasional, pembinaan atlet muda di Lampung Barat jalan di tempat. Itu sebabnya, rombongan daerah membawa daftar kebutuhan venue prioritas dan meminta pendampingan teknis agar pembangunan selaras dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, representatif, dan sesuai standar nasional,” katanya.

Menurutnya, jika mau bicara prestasi, fasilitas dulu yang harus memadai. Sebab, atlet yang hebat tidak akan lahir dari lapangan seadanya tanpa memadai.

Melalui audiensi tersebut, Irfan berharap Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Lampung Barat.

“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Lampung Barat akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing pada tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional serta memperkuat implementasi DBON,” tuturnya.

Lampung Barat juga melempar wacana menjadi salah satu lokasi venue PON XXIII 2030. Dengan kondisi alam dan posisi strategis, daerah ini menilai diri layak dikembangkan sebagai sentra pembinaan cabang olahraga tertentu.

Langkah ini sekaligus bagian dari strategi Pemkab untuk menguatkan peran olahraga dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengangkat citra daerah. Targetnya, dalam lima tahun Lampung Barat bisa mengirim lebih banyak atlet ke level nasional dan internasional.

Kemenpora merespons positif. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Bastaman Harahap menyatakan akan menelaah usulan Lampung Barat dan membuka jalur koordinasi lanjutan. Fokusnya pada percepatan pembangunan venue yang bisa langsung dipakai untuk pembinaan dan kompetisi.

Rombongan Lampung Barat dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Bernaria, bersama Ketua Umum KONI M. Irfan Fadilla Mabsus dan jajaran pengurus.