• 0728-21345
  • 28 Jul 21 07:14 AM

KABUPATEN KONSERVASI LAMPUNG BARAT

Konservasi didefinisikan sebagai upaya pengelolaan sumberdaya alam secara bijaksana, yang meliputi tindakan pemanfaatan secara berkelanjutan, perlindungan sistem penyangga kehidupan, dan pengawetan keanekaragaman hayati secara simultan. Kabupaten Konservasi berdasarkan Peraturan Bupati Lampung Barat No. 48 Tahun 2009 dimaknai sebagai wilayah administratif yang menyelenggarakan pembangunan berlandaskan pemanfaatan berkelanjutan, perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman sumberdaya hayati yang ditetapkan berdasarkan kriteria tertentu.

Visi Kabupaten Lampung Barat yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2005 – 2025 adalah menjadikan ‘Lampung Barat sebagai Kabupaten Konservasi yang Sejahtera 2025’. Visi ini juga tertuang dalam Program Pitu Bupati Lampung Barat saat ini. Secara strategis, terdapat hubungan antara Visi Kabupaten dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), secara total terdapat 14 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang terkoneksi dengan Visi Kabupaten.

Upaya konservasi yang dilakukan Kabupaten Lampung Barat setidaknya terkoneksi dengan delapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yaitu tujuan ke-6, 7, 9, 11, 13, 14, 15, dan 17, sedangkan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan terkoneksi dengan setidaknya enam tujuan, yaitu tujuan ke-1, 2, 3, 4, 8, dan 12. Hal ini dimaknai bahwa tercapainya Visi Kabupaten juga merupakan tercapainya sebagian besar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar seluruh negara-negara di dunia mencapainya pada tahun 2035.