{"id":4733,"date":"2023-10-11T16:06:15","date_gmt":"2023-10-11T09:06:15","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbaratkab.go.id\/home\/?p=4733"},"modified":"2023-10-11T16:06:15","modified_gmt":"2023-10-11T09:06:15","slug":"peduli-stunting-tp-pkk-lambar-bagikan-35-000-benih-ikan-nila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/2023\/10\/11\/peduli-stunting-tp-pkk-lambar-bagikan-35-000-benih-ikan-nila\/","title":{"rendered":"Peduli Stunting TP-PKK Lambar Bagikan 35.000 Benih Ikan Nila."},"content":{"rendered":"<p>Permasalahan stunting bagi balita khususnya di Indonesia sampai dengan saat ini masih jadi permasalahan serius bagi pemerintah pusat maupun daerah.<\/p>\n<p>Pemerintah pusat optimis menargetkan prevalensi stunting turun hingga 14% pada 2024 mendatang.<\/p>\n<p>Kesuksesan mencegahan stunting tidak lepas dari peran Pemerintah Daerah, mengingat Pemerintah Daerah merupakan ujung tombak dalam penanganan stunting. Dalam hal ini tidak terkecuali bagi Kabupaten Lampung Barat.<\/p>\n<p>Rabu, (11\/10\/2023) Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Barat melakukan penyerahan benih ikan Nila dalam rangka penanganan stunting.<\/p>\n<p>Benih ikan sejumlah 35.000 ekor diperuntukan untuk 14 KK masyarakat yang terdampak Stunting terdiri dari lingkungan Betung, Bandar Betung, Kebas, Srigaluh, Sekincau Pasar, Rejosari dan Sekincau Tua.<\/p>\n<p>Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Barat Dra. Zelda Naturi Nukman didampingi jajaran di Kantor Kelurahan Sekincau.<\/p>\n<p>Zelda Naturi Nukman mengatakan penyerahan benih ikan tersebut merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk mencegah stunting.<\/p>\n<p>Dirinya berharap program tersebut dapat memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi masyarakat Kecamatan Sekincau.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga dengan adanya penyerahan benih ikan ini dapat meningkatkan gizi para balita terdampak stunting sehingga ke depannya pertumbuhan meraka dapat maksimal,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, penanganan stunting perlu adanya perhatian khusus, Sebab, selain hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah, anak juga merupakan generasi penerus bangsa.<\/p>\n<p>&#8220;Bagaimana suatu daerahnya akan maju jika penduduknya tidak sehat,&#8221; ucap Zelda Naturi.<\/p>\n<p>Istri orang nomor satu di bumi beguwai jejama sai betik itu meminta kepada seluruh jajarannya, baik tingkat Kecamatan hingga pekon agar turut berpartisipasi dalam pencegahan stunting.<\/p>\n<p>Penyerahan benih ikan disambut baik oleh Camat Kecamatan Sekincau Andy Cahyadi SH, MA hal itu terlihat dengan dirinya mendampingi langsung ketua TP-PKK Lampung Barat beserta jajaran dalam kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mewakili masyarakat Kecamatan Sekincau menyampaikan ucapqn terimakasih setinggi-tingginya sekaligus apresiasi kepada TP-PKK Kabupaten Lampung Barat yang sudah peduli terhadap balita stunting,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, Program penyerahan benih ikan tersebut merupakan kerjasama antara Dinas perikanan Kabupaten Lampung Barat dengan TP-PKK setempat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Permasalahan stunting bagi balita khususnya di Indonesia sampai dengan saat ini masih jadi permasalahan serius bagi pemerintah pusat maupun daerah. Pemerintah pusat optimis menargetkan prevalensi stunting turun hingga 14% pada 2024 mendatang. Kesuksesan mencegahan stunting tidak lepas dari peran Pemerintah Daerah, mengingat Pemerintah Daerah merupakan ujung tombak dalam penanganan stunting. Dalam hal ini tidak terkecuali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4734,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-4733","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintah","et-has-post-format-content","et_post_format-et-post-format-standard"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4733","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4733"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4735,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4733\/revisions\/4735"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4734"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}