{"id":10607,"date":"2026-07-21T17:01:38","date_gmt":"2026-07-21T10:01:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/?p=10607"},"modified":"2026-07-21T17:01:38","modified_gmt":"2026-07-21T10:01:38","slug":"monev-bangga-kencana-di-lampung-barat-wabup-mad-hasnurin-serahkan-bantuan-jamban-sehat-dan-sembako-untuk-keluarga-berisiko-stunting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/2026\/07\/21\/monev-bangga-kencana-di-lampung-barat-wabup-mad-hasnurin-serahkan-bantuan-jamban-sehat-dan-sembako-untuk-keluarga-berisiko-stunting\/","title":{"rendered":"Monev Bangga Kencana di Lampung Barat, Wabup Mad Hasnurin Serahkan Bantuan Jamban Sehat dan Sembako untuk Keluarga Berisiko Stunting"},"content":{"rendered":"<p>Diskominfo, Lampung Barat \u2013 Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama BKKBN Provinsi Lampung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu Program Bangga Kencana yang dirangkaikan dengan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Tahun 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung di Aula Kagungan, Kompleks Pemkab Lampung Barat, Selasa (21\/7\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih, S.Sos., M.Si., Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat, jajaran perangkat daerah, pengurus IPeKB, serta para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Lampung Barat.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim BKKBN Provinsi Lampung yang dinilai menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memperkuat pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).<\/p>\n<p>Menurutnya, upaya menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas merupakan salah satu tantangan terbesar menuju Indonesia Emas 2045.<\/p>\n<p>Karena itu, percepatan penurunan angka stunting harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya sektor kesehatan.<\/p>\n<p>&#8220;Penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, penyuluh KB hingga masyarakat harus bergerak bersama agar anak-anak kita dapat tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,&#8221; ujar Mad Hasnurin.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga berisiko stunting (KRS), pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan pembangunan lima unit jamban sehat dan 30 paket sembako.<\/p>\n<p>Bantuan jamban sehat diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang berada di Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya; Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong; Pekon Sebarus dan Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit; serta Pekon Tri Mekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.<\/p>\n<p>Sementara bantuan sembako disalurkan kepada 30 keluarga berisiko stunting yang tersebar di Kecamatan Balik Bukit, Way Tenong, Sumber Jaya, Bandar Negeri Suoh, dan beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Lampung Barat.<\/p>\n<p>Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong yang bersumber dari dukungan Tim BKKBN Provinsi Lampung bersama anggota Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lampung Barat bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dan Ketua DPC IPeKB Kabupaten Lampung Barat.<\/p>\n<p>Mad Hasnurin menjelaskan, pembangunan jamban sehat menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyakit akibat sanitasi yang kurang baik.<\/p>\n<p>Sanitasi yang layak dinilai berperan besar dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menekan resiko stunting.<\/p>\n<p>Selain itu, bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehingga ketahanan pangan rumah tangga semakin baik.<\/p>\n<p>Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan mencegah stunting tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan fisik.<\/p>\n<p>Perubahan pola hidup bersih, pola asuh yang baik, serta pendampingan secara berkelanjutan kepada keluarga menjadi faktor yang tidak kalah penting.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB dan PLKB yang selama ini menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana di lapangan.<\/p>\n<p>Menurutnya, para penyuluh KB memiliki peran strategis karena setiap hari turun langsung ke masyarakat, mendampingi keluarga, memberikan edukasi, sekaligus memastikan berbagai program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya berharap para penyuluh KB terus menjadi sahabat masyarakat, menjadi penggerak perubahan, dan terus mendampingi keluarga agar semakin sehat, mandiri, dan sejahtera,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-19 IPeKB serta berharap organisasi profesi tersebut semakin maju, profesional, dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta bebas stunting.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menegaskan bahwa keberhasilan Program Bangga Kencana sangat bergantung pada peran para penyuluh KB sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan.<\/p>\n<p>Menurutnya, tugas penyuluh KB bukan hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga melakukan pendampingan, penggerakan masyarakat, pelayanan, hingga pengembangan program untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku keluarga.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, saat ini Kemendukbangga\/BKKBN terus memperkuat Program Bangga Kencana melalui berbagai program prioritas atau Quick Wins, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), TAMASYA, layanan konsultasi keluarga berbasis kecerdasan buatan GATI, hingga SIDAYA. Seluruh program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung prioritas pembangunan nasional.<\/p>\n<p>Menurut Soetriningsih, keberhasilan program-program tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan pemerintah daerah, organisasi profesi, kader pendamping keluarga, hingga masyarakat.<\/p>\n<p>Ia juga menilai IPeKB memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana karena beranggotakan para penyuluh KB yang setiap hari bersentuhan langsung dengan keluarga di lapangan.<\/p>\n<p>Mengusung tema HUT IPeKB ke-19, &#8220;IPeKB untuk Keluarga Indonesia&#8221;, Soetriningsih berharap organisasi tersebut terus menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan pendampingan keluarga berisiko stunting.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPD dan DPC IPeKB se-Provinsi Lampung yang selama ini aktif mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana.<\/p>\n<p>Ia juga mengucapkan terima kasih atas inisiatif pelaksanaan bakti sosial di Kabupaten Lampung Barat yang dinilai menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata terhadap keluarga yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan bakti sosial tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, IPeKB, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Lampung Barat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diskominfo, Lampung Barat \u2013 Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama BKKBN Provinsi Lampung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu Program Bangga Kencana yang dirangkaikan dengan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kagungan, Kompleks Pemkab Lampung Barat, Selasa (21\/7\/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10608,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[20,12],"tags":[],"class_list":["post-10607","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-pemerintah","et-has-post-format-content","et_post_format-et-post-format-standard"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10607"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10609,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10607\/revisions\/10609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10608"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lampungbaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}