DISKOMINFO, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan ruas jalan Way Tenong – Air Hitam yang terputus akibat longsor merupakan jalan alternatif, Selasa 14 April 2026.
Kepala Dinas PUPR Lampung Barat Mia Miranda, membenarkan bahwa longsor terjadi pada Minggu malam (13/4) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
Mia Miranda menegaskan, ruas jalan Sukananti – Sidomakmur yang longsor tersebut merupakan salah satu jalan alternatif untuk menuju Kecamatan Air Hitam dari Kecamatan Way Tenong bukan merupakan akses utama.
Ia memahami dengan adanya longsor dan putusnya jalan tersebut tentunya menghambat aktifitas masyarakat sekitar lokasi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun dikatakannya masyarakat tetap dapat melakukan aktivitasnya dengan melalui jalan utama penghubung kedua kecamatan tersebut yakni ruas jalan Mutar Alam – Gunung Terang.
“Selain itu jalan alternatif terdekat dengan lokasi longsor adalah Mutar Alam melalui Kembalu ataupun bisa melalui jalan Tanjung Raya – Air Putih,” jelasnya.
“Tentunya dengan jalan alternatif ini masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan masyarakat dihimbau untuk tetap berhati-hati dalam melintas mengingat curah hujan msih cukup tinggi,” tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi.