DISKOMINFO, Lampung Barat – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, meresmikan Masjid Al-Jamaah Belappau yang berlokasi di Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau, Selasa (24/03/2026).

Peresmian masjid tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan bedug oleh Bupati Parosil Mabsus, sebagai simbol resmi difungsikannya masjid untuk kegiatan ibadah dan keagamaan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satuan Praja IPDN Brigjen Pol. Joni Hendra, Deputi Kemenpora Sri Wahyuni, Direktur Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Yazid, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Anggota DPRD Lampung Barat, Dandim 0422/LB, Wakapolres, Kepala Kantor Kemenag Lampung Barat, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan bahwa pembangunan masjid merupakan wujud nyata dari semangat keimanan dan kebersamaan masyarakat.

“Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga sebagai madrasah pembelajaran, tempat berkumpul, musyawarah, pembinaan umat, mempererat silaturahmi, serta wadah menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda,” ujar Parosil.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas berdirinya Masjid Al-Jamaah Belappau yang menjadi kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

“Saya meyakini bahwa pembangunan masjid ini tidak terlepas dari kerja keras, gotong royong, serta kepedulian masyarakat dan para dermawan yang dengan tulus memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun materi,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut.

“Semoga setiap amal kebaikan yang telah diberikan menjadi ladang pahala dan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap masjid tersebut tidak hanya menjadi bangunan fisik yang indah, tetapi juga menjadi masjid yang hidup dan makmur dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Saya berharap masjid ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, pengajian, pembinaan generasi muda, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan yang memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Parosil juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memakmurkan masjid sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

“Masjid yang berdiri kokoh ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat. Nilai gotong royong inilah yang harus terus kita jaga dan pelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Ia pun berharap keberadaan Masjid Al-Jamaah Belappau dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa ketenangan serta memperkuat iman dan takwa.

“Semoga masjid ini menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia,” pungkasnya.