Diskominfo Lampung Barat — Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus resmi menutup Event Grasstrack Championship Kabupaten Lampung Barat di Sirkuit Gunung Raya, Pekon Muara Baru, Kecamatan Kebun Tebu, Minggu (2/8/2026).
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, sejak 1 hingga 2 Agustus itu diikuti sekitar 300 pembalap dari berbagai kabupaten di Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, hingga Sulawesi.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati sirkuit untuk menyaksikan jalannya 30 race yang dipertandingkan.
Pada penutupan acara, Bupati Parosil Mabsus menyerahkan piala dan penghargaan kepada para juara dan hadiah kepada pembalap tertua sebagai bentuk apresiasi.
Ia juga mengundi serta menyerahkan hadiah umrah secara simbolis kepada salah seorang penonton yang beruntung.
Acara ini juga turut dihadiri Ketua DPRD Lampung Barat, kepala perangkat daerah, yang juga ikut menyerahkan hadiah secara bergantian kepada para juara.
Bupati Parosil menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Kabupaten Lampung Barat Masa Bakti 2022–2027 sebagai penyelenggara kegiatan yang saat ini diketuai oleh Ahmad Ali Akbar yang juga sebagai nggota DPRD kabupaten Lampung Barat.
Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda mampu menghadirkan kegiatan positif yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Grasstrack bukan sekadar ajang balap motor di lintasan tanah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga otomotif secara terarah, aman, dan sportif,” kata Parosil.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi bagian dari pembinaan atlet otomotif di Lampung Barat sehingga mampu melahirkan pembalap berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Selain mendorong prestasi olahraga, Parosil menilai penyelenggaraan event berskala regional juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran ratusan peserta beserta ribuan penonton dinilai mampu meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, pedagang, hingga masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
“Event seperti ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Kehadiran peserta dan pengunjung menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil di sekitar arena,” ujarnya.
Parosil juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan perlombaan, serta mengutamakan keselamatan selama bertanding.
Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi, tetapi semangat persaudaraan, kejujuran, dan fair play harus tetap menjadi nilai utama.
Ia turut mengapresiasi panitia, sponsor, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kejuaraan hingga selesai.
Menutup sambutannya, Parosil mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Grasstrack Championship sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan prestasi olahraga otomotif, sekaligus memperbesar peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Event Grasstrack Championship Kabupaten Lampung Barat yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kabupaten Lampung Barat secara resmi saya nyatakan ditutup,” kata Parosil.
Tentu, dengan kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin di Lampung Barat, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan olahraga otomotif di wilayah Lampung.