DISKOMINFO, Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat kesiapsiagaan menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Rapat tersebut berlangsung di Aula Kagungan, Setdakab Lampung Barat, Selasa (10/03/2025) sore.

Kegiatan ini dipimpin oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang didampingi Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin.

Turut hadir dalam rapat tersebut unsur Polres Lampung Barat, Kodim 0422/LB, Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Kementerian Agama Lampung Barat, anggota DPRD, BPS, Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta para camat.

Rapat ini bertujuan untuk memastikan seluruh unsur pemerintah daerah dan Forkopimda siap menghadapi lonjakan arus mudik yang diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam arahannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi terhadap program pemerintah pusat yang menjadikan masjid-masjid di pinggir jalan sebagai posko ramah pemudik.

“Saya memberikan apresiasi atas langkah kementerian yang menjadikan masjid-masjid di pinggir jalan sebagai posko ramah mudik. Saya lihat Alhamdulillah sudah ada yang berdiri dan berjalan,” ujar Parosil.

Menurutnya, keberadaan masjid sebagai tempat istirahat sangat membantu para pemudik yang menempuh perjalanan jauh. Ia menyebut beberapa kecamatan di Lampung Barat yang dinilai strategis untuk menyediakan fasilitas tersebut.

“Yang paling penting ini tempatnya di Kecamatan Sumber Jaya, Way Tenong, Sekincau, dan Batu Ketulis. Terutama masjid-masjid yang berada di pinggir jalan, sehingga para pemudik yang mungkin lelah bisa beristirahat,” katanya.

Parosil juga meminta para camat dan peratin agar berkoordinasi dengan pengurus masjid setempat guna memastikan kesiapan fasilitas bagi para pemudik.

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah berkomitmen mendirikan empat titik posko pengamanan selama arus mudik dan arus balik.

“Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah kesiapan dari posko-posko. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres yang sudah berkomitmen membuat empat titik posko,” ujarnya.

Empat posko tersebut rencananya akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, yakni di perbatasan Kecamatan Sumber Jaya dengan Kabupaten Lampung Utara, Kecamatan Sekincau, Bundaran Tugu Ara pusat Kota Liwa, serta di Kecamatan Sukau yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Bupati Parosil juga meminta seluruh dinas terkait untuk mendukung operasional posko tersebut dengan menyediakan fasilitas pendukung, termasuk layanan kesehatan dan ambulans.

“Saya minta tolong kepada dinas terkait, baik dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, puskesmas, maupun dinas lainnya agar membantu fasilitas dan penunjang di pos-pos yang sudah dibentuk oleh kepolisian, termasuk menyediakan ambulans,” tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mendorong keterlibatan organisasi kemasyarakatan seperti Pramuka, PMI, dan PMR untuk berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Di bidang pelayanan kesehatan, Parosil menekankan pentingnya kesiapan tenaga medis selama masa mudik.

“Saya juga meminta kepada seluruh kepala puskesmas agar membentuk tim yang mengatur jadwal piket. Jangan sampai ada masyarakat yang ingin berobat tetapi tidak ada petugas yang bertugas. Hal seperti ini jangan sampai terjadi,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.