DISKOMINFO Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan, Gerakan Lampung Barat Sehari Khatam 1000 Kali Al-Qur’an serta launching pembayaran zakat fitrah melalui BAZNAS.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Baiturrohim Lingkup Pemkab Lampung Barat, Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperingati turunnya Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadhan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Lampung Barat, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, S.Kom., perwakilan Kodim 0422/LB, perwakilan Kapolres Lampung Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Uspika Kecamatan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Di antaranya santunan bagi anak yatim, lansia dan mualaf, bhakti sosial, penyerahan bantuan mushaf Al-Qur’an serta launching pembayaran zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Barat.
Kegiatan ini juga diramaikan dengan Gerakan Lampung Barat Sehari Khatam 1000 Kali Al-Qur’an yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari aparatur pemerintah di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, lembaga pendidikan, pondok pesantren, penyuluh agama, organisasi keagamaan hingga masyarakat umum.
Dari gerakan tersebut, tercatat sebanyak 1.265 khataman Al-Qur’an berhasil diselesaikan secara serentak oleh masyarakat Lampung Barat dan sempat disiarkan secara live streaming dari masing-masing kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menghayati nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam. Peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bukan hanya sekadar peristiwa sejarah, tetapi merupakan awal hadirnya petunjuk Ilahi bagi kehidupan umat manusia,” ujar Parosil.
Ia menjelaskan bahwa Gerakan Sehari Khatam 1000 Kali Al-Qur’an merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“Gerakan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat. Melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara serentak oleh ribuan masyarakat Lampung Barat, kita berharap Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan keberkahan-Nya bagi daerah yang kita cintai ini,” lanjutnya.
Parosil juga berharap melalui kegiatan tersebut Lampung Barat senantiasa diberikan kedamaian, dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana serta terus mengalami kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
Pada kesempatan yang sama, Parosil menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama BAZNAS terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Lampung Barat memiliki sejumlah program unggulan seperti Lampung Barat Sehat, Lampung Barat Cerdas, Lampung Barat Peduli, Lampung Barat Taqwa, dan Lampung Barat Sejahtera yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu di berbagai bidang.
Seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan, pemerintah daerah juga mencanangkan gerakan pembayaran zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Lampung Barat.
“Zakat fitrah yang dihimpun oleh BAZNAS nantinya akan disalurkan sepenuhnya kepada para fakir dan miskin yang telah terdata, sehingga saudara-saudara kita yang membutuhkan juga dapat merasakan kebahagiaan di hari kemenangan,” katanya.
Melalui kesempatan tersebut, Parosil juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara, para pengusaha serta masyarakat muslim di Kabupaten Lampung Barat yang telah mencapai nisab untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS.
“Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi yang amanah, insyaAllah pengelolaannya akan lebih terarah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.